METODE PEMOTONGAN HEWAN OLEH ISLAM KEJAM???? (OLEH ZAKIR NAIK)

Posted: Desember 12, 2011 in Science of Hadith

Pertanyaan:

 

Mengapa Muslim menyembelih binatang secara kejam oleh menyiksa dan membunuh perlahan-lahan dan menyakitkan itu?

 

Jawaban:

 

Metode Islam menyembelih hewan, dikenal sebagai Zabiha telah menjadi bahan kritik dari sejumlah besar orang.

Keutamaan Idul Adha


Dalam Hadits Anas Radiyallahu anhu, beliau berkata: Nabi Shallallhu Alaihi Wa Sallam datang, sedangkan penduduk Madinah di masa jahiliyyah memiliki dua hari raya yang mereka bersuka ria padanya (tahun baru dan hari pemuda (aunul mabud), maka (beliau) bersabda: “Aku datang kepada kalian, sedangkan kalian memiliki dua hari raya yang kalian bersuka ria padanya di masa jahiliyyah, kemudian Allah menggantikan untuk kalian dua hari raya yang lebih baik dari keduanya; hari Iedul Qurban dan hari Iedul Fitri.” (HR. Ahmad, Abu Daud, An-Nasai dan Al-Baghawi, shahih, lihat Ahkamul Iedain hal. 8).

 

Penyembelihannya


“Dari Anas bin Malik, dia berkata: Bahwasanya Nabi shallallahu `alaihi wa sallam menyembelih dua ekor kibasnya yang bagus dan bertanduk. Beliau mengucapkan basmallah dan takbir dan meletakkan kakinya di samping lehernya.”(HR. Bukhari, Muslim dan lainnya). 

Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya Allah menetapkan ihsan (kebaikan) pada segala sesuatu. Maka jika kalian membunuh hendaklah kalian berbuat ihsan dalam membunuh, dan apabila kalian menyembelih, maka hendaklah berbuat ihsan dalam menyembelih. (Yaitu) hendaklah salah seorang dari kalian menajamkan pisaunya agar meringankan binatang yang disembelihnya.” (H.R. Muslim).

 

1.Metode pemotongan

Zakkaytum adalah kata kerja yang berasal dari akar kata Zakat (Untuk memurnikan). infinitif adalah Tazkiyah yang berarti pemurnian. Modus Islam menyembelih hewan membutuhkan kondisi berikut harus dipenuhi:

a. Hewan harus dipotong dengan benda tajam (pisau)

Hewan harus disembelih dengan benda tajam (pisau) dan dalam cara yang cepat sehingga rasa sakit pemotongan dapat diminimalkan.

b. Potong pipa angin, tenggorokan dan pembuluh leher

Zabiha adalah kata Arab yang berarti ‘dipotong’.’ yang harus dilakukan dengan memotong tenggorokan, tenggorokan dan pembuluh darah di leher binatang itu menyebabkan kematian tanpa memotong sumsum tulang belakang.

c. Darah harus dikeringkan

Darah harus dikeringkan sepenuhnya sebelum kepala diputuskan. Tujuannya adalah untuk mengalir keluar sebagian besar darah yang akan berfungsi sebagai media kultur yang baik bagi organisme mikro. Sumsum tulang belakang tidak boleh dipotong karena serat-serat saraf ke jantung dapat rusak selama proses menyebabkan serangan jantung, stagnan darah dalam pembuluh darah.

2. Darah adalah medium yang baik untuk kuman dan bakteri

Darah merupakan media yang baik kuman, bakteri, racun, dll Oleh karena itu cara Muslim menyembelih lebih higienis karena sebagian besar darah yang mengandung kuman, bakteri, racun, dll yang merupakan penyebab beberapa penyakit dieliminasi.

3. Daging tetap segar untuk waktu yang lebih lama

Daging disembelih dengan cara Islam tetap segar untuk waktu lebih lama karena kekurangan darah dalam daging dibandingkan dengan metode lain untuk pemotongan.

4. Hewan tidak merasa sakit

Pemotongan cepat pada leher memutus aliran darah ke saraf otak yang bertanggung jawab untuk rasa sakit. Jadi hewan tidak merasakan sakit. Sementara sekarat kocok dan tendangan, bukan karena sakit, namun karena kontraksi dan relaksasi otot-otot defecient dalam darah dan karena aliran darah keluar dari tubuh.

WALLAHU’ALAM BISSHAWAB

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s